Transformasi public private partnership Indonesia urgensi PPP dalam penyediaan infrastruktur di Indonesia (studi kasus infrastruktur bidang PUPR) Yusid Toyib Pengarang text teks ind
text
regular print
xi, 231 halaman : ilustrasi ; 23 cm
tanpa perantara
volume
The Global Competitivenes 2016-2017 yang dikeluarkan World Economic Forum menunjukkan daya saing infrastruktur Indonesia berada di peringkat 60. Meski peringkat sudah membaik, kita masih tertinggal disbanding Negara-negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand. Untuk mengejar ketertinggalan, Presiden Joko Widodo menggenjot pembangunan infrastruktur sejak awal pemerintahannya hingga saat ini- sebuah keputusan yang sangat cepat mengingat peran penting infrastruktur bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Saat ini pemerintah dihadapkan pada keterbatasan APBN dalam membiayai pembangunan dan penyediaan infrastruktur. Buku ini menawarkan solusi untuk itu, yaitu melibatkan pihak swasta dalam penyediaan infrastruktur melalui skema Public Private Partnership (PPP) atau kerjasama pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Inilah skema inovatif yang sebenarnya sudah diterapkan dan disokong pemerintah Indonesia tapi pemanfaatannya belum maksimal. Yusid Toyib, Riant Nugroho ; editor, Yolanda Indah Permatasari Bibliografi : halaman 225-231 Pembangunan ekonomi Pembangunan infrastruktur 338.959 8 338.959 8 YUS t 978-602-04-5802-1 JKPNPNA 200123 20200123010717 INLIS000000000021334 Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl (Revision 1.106 2014/12/19) ind